Skip to content
  • Sen. Jul 6th, 2026

wartatempokaltim.com

  •  Terms of Service
  •  Indeks Berita
DPRD Samarinda

Kekurangan Guru di Samarinda Capai Ratusan, DPRD Dorong Skema PJPL Jadi Solusi

ByAdmin Website

Jul 6, 2026

Wartatempokaltim.com, SAMARINDA – Persoalan kekurangan tenaga pengajar kembali menjadi sorotan dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara Komisi IV DPRD Kota Samarinda dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Senin (6/7/2026).

Dalam pembahasan terkait evaluasi program 2026 dan rencana kegiatan 2027, isu keterbatasan guru dinilai sebagai salah satu tantangan paling mendesak yang harus segera ditangani secara sistematis.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronie Pasie, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik di Kota Samarinda saat ini masih jauh dari ideal.

Kekurangan tersebut terjadi di jenjang sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP), sehingga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

“Totalnya per hari ini sudah 500, 500 sekian. Kekurangan guru itu di tingkat SD maupun SMP,” ujar Novan.

Menurutnya, kondisi ini tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan lama. Keterbatasan regulasi membuat pemerintah daerah tidak leluasa melakukan rekrutmen tenaga non-ASN, sementara kebutuhan guru terus meningkat.

“Cuma tadi kita ada bicara, sepakat mengusulkan berkaitan tentang PJPL untuk kekurangan guru. Saat ini guru-guru yang masih menjadi guru lepas dibayar hanya melalui dana Bosda maupun Bosnas untuk tingkat SD maupun SMP,” jelasnya.

Selama ini, tenaga pengajar honorer atau guru lepas masih menjadi penopang utama untuk menutup kekurangan tersebut.

Namun, skema pembiayaan yang ada dinilai belum mampu memberikan kesejahteraan yang layak.

“Jadi kita minta itu diusulkan melalui metode PJPL agar pendapatan mereka dapat disesuaikan dengan kondisi saat ini,” imbuhnya.

Ia menegaskan, perhatian terhadap kesejahteraan guru menjadi hal penting agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

Menurutnya, kondisi penghasilan yang terlalu rendah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

“Jangan sampai pendapatan cuma di bawah satu juta per bulan, kan kasihan mereka,” tegas Novan.

Sebagai solusi, DPRD bersama Disdikbud sepakat mendorong penggunaan skema PJPL yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dengan skema ini, diharapkan kesejahteraan guru dapat meningkat dibandingkan hanya mengandalkan dana operasional sekolah.

“Iya, pakai APBD, masuk APBD. Jadi tidak lagi pakai Bosda maupun Bosnas, karena gajinya kecil sekali untuk guru lepas. Sedangkan rekrutmen non-ASN sekarang sudah tidak bisa, jadi salah satu metode yang memungkinkan hanya metode PJPL,” terangnya.

DPRD pun berencana mengawal usulan tersebut agar dapat masuk dalam pembahasan anggaran bersama Badan Anggaran DPRD.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah untuk memenuhi kebutuhan guru sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar.

“Ya, salah satu solusinya kita mengusulkan metode PJPL, agar kebutuhan guru bisa terpenuhi dan pendapatan mereka juga lebih layak dibandingkan melalui metode guru lepas,” pungkasnya. (RET)

Post Views: 3

By Admin Website

Related Post

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kekurangan Guru di Samarinda Capai Ratusan, DPRD Dorong Skema PJPL Jadi Solusi
  • Hello world!
  • Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios
  • Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?
  • Daihatsu Santai Penjualan Sirion Kalah Jauh dari Mobil LCGC

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter mengenai Hello world!

Archives

  • Juli 2026
  • Februari 2018

Categories

  • Berita
  • DPRD Samarinda
  • Nasional
  • Politik
  • Uncategorized

You missed

DPRD Samarinda

Kekurangan Guru di Samarinda Capai Ratusan, DPRD Dorong Skema PJPL Jadi Solusi

Juli 6, 2026 Admin Website
Uncategorized

Hello world!

Juli 5, 2026 obormenara@gmail.com
Uncategorized

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Februari 20, 2018 obormenara@gmail.com
Uncategorized

Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?

Februari 20, 2018 obormenara@gmail.com

wartatempokaltim.com

Proudly powered by WordPress | Theme: news-host by Themeansar.

  •  Berita Politik
  •  Persija Jakarta
  •  Mobil
  •  PPP
  •  Gerindra
  •  Sepakbola
  •  Daihatsu
  •  Partai Politik
  •  Sepakbola Kita
  •  Banjir Jakarta
Exit mobile version